Arifin, Muhammad Haris and Savitri, Mimi (2024) Gagasan Pelestarian Gedung Singa di Kota Surabaya melalui Revitalisasi. PURBAWIDYA: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi, 13 (1). pp. 59-81. ISSN p-ISSN: 2252-3758, e-ISSN: 2528-3618
04.+Gedung+Singa-galley.pdf
Restricted to Registered users only
Download (807kB) | Request a copy
Abstract
Sebuah bangunan cagar budaya terbengkalai. Bagunan tersebut didirikan pada 1901, dikenal sebagai Gedung Singa di Kota Surabaya. Sempat Gedung tersebut diwacanakan akan dilelang dan rencana ini memunculkan protes dari komunitas pegiat sejarah di kota tersebut. Hal ini dilatarbelakangi beberapa kasus hilangnya bangunan cagar budaya di Surabaya seperti Toko NAM. Hilangnya cagar budaya tersebut mengecewakan para pegiat sejarah yang telah banyak berkontribusi dalam pelestarian warisan budaya, termasuk objek-objek cagar budaya. Hal ini menunjukkan adanya urgensi untuk menegosiasikan nilai penting Gedung Singa kepada masyarakat dan mengusulkan bentuk revitalisasi yang tepat guna agar pelestarian Gedung Singa ini berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur eksploratif dengan pendekatan ekonomi melalui teori Interaction Field Model. Gagasan yang dihasilkan adalah bentuk revitalisasi Gedung Singa menjadi museum-restoran dengan koleksi yang ditampilkan berupa benda-benda warisan budaya Indonesia yang diminta untuk dikembalikan dari Belanda, dengan tujuan untuk menguatkan citra kota Surabaya sebagai kota Pahlawan. Koleksi lain yang dapat ditampilkan adalah benda-benda terpilih secara tematik yang dapat mengakomodasi interaksi dengan masyarakat.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gedung Singa; bangunan cagar budaya; pelestarian; revitalisasi; interaction field model |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Faculty of Cultural Sciences > Archeology Department |
| Depositing User: | Mardi Pramono |
| Date Deposited: | 20 Nov 2025 06:55 |
| Last Modified: | 20 Nov 2025 06:55 |
| URI: | https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/20384 |
