Ariefandi, F. and Firmonasari, A. (2024) Representasi Kemiskinan pada Zaman Edo dalam Lirik Warabeuta Berjudul Hana Ichi Monme: Kajian Semiotika Roland Barthes. Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang UNDIKSHA, 10 (1). pp. 1-9. ISSN ISSN: 2613-9618
Artikel+1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (362kB) | Request a copy
Abstract
Hana Ichi Monme ‘Satu Bunga Satu Monme’ adalah lagu tradisional anak Jepang yang keberadaanya diperkirakan sudah ada sejak zaman Edo. Lagu ini diperkenalkan secara turun
menurun dan menceritakan cara bermain dari permainan anak dengan judul yang sama. Menariknya, meski lagu ini bercerita tentang permainan anak, lirik penyusun lagunya terkesan ambigu. Diksi yang digunakan pun berpotensi memiliki makna ganda, yang dapat bermakna negatif maupun positif, tergantung dari perspektif mana kita memaknainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih dalam makna yang terkandung dari lirik lagu Hana Ichi Monme. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika. Untuk mengkaji datanya digunakan teori semiotika Roland
Barthes. Melalui proses pemaknaan denotatif, konotatif dan mitos, diperoleh hasil bahwa lagu ini merepresentasikan kemiskinan pada zaman Edo. Representasi kemiskinan ini terwujud pada praktik jual beli anak gadis yang dilakukan oleh orang tua atau keluarga pada zaman tersebut agar terbebas dari belenggu hutang.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | lagu anak, representasi kemiskinan, mitos, semiotika, warabeuta |
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions: | Faculty of Cultural Sciences > French Literature Department |
| Depositing User: | Mardi Pramono |
| Date Deposited: | 20 Nov 2025 07:40 |
| Last Modified: | 20 Nov 2025 07:40 |
| URI: | https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/20498 |
