Bahasa slang positif vs negatif pada gen z di Sumatera Barat

Amelia, Sonya Sr and Arimi, Sailal (2024) Bahasa slang positif vs negatif pada gen z di Sumatera Barat. DIGLOSIA: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajarannya, 7 (2). pp. 315-326. ISSN 2615-8655

Full text not available from this repository. (Request a copy)

Abstract

Adanya variasi gaya bahasa dipicu oleh kreativitas para remaja, salah satunya para remaja yang ada di Sumatera Barat. Dalam pembentukan bahasa gaul terdapat proses abreviasi dan akronim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan jenis slang, maknanya, dan faktor-faktor yang memengaruhi kemunculannya atau penggunaan slang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif sebelum pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik simak libat cakap. Selanjutnya, data dianalisis melalui metode mereduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penggunaan bahasa slang oleh Gen Z di kota Padang terdapat dua bentuk slang yakni abreviasi dan akronim, slang dengan makna positif berjumlah 14 data yang secara umum slang tersebut adalah singkatan dari beberapa nama daerah, sedangkan slang dengan makna negatif berjumlah 15 data yang secara umum slang tersebut adalah singkatan dari kata sindiran, cacian, makian, dan cemoohan. Faktor penggunaan bahasa slang oleh Gen Z di Sumatera Barat adalah faktor sosial, dan perkembangan jaman yang semakin berkembang, ingin dianggap modern gaul, dan mengikuti perkembangan jaman.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: abreviasi; akronim; slang; variasi bahasa
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Faculty of Cultural Sciences > Indonesian Literature Department
Depositing User: Mardi Pramono
Date Deposited: 23 Sep 2025 06:14
Last Modified: 23 Sep 2025 06:14
URI: https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/20637

Actions (login required)

View Item
View Item