Pandangan Masyarakat Gunung Kidul terhadap Pelarian Majapahit sebagai Leluhurnya (Kajian atas Data Arkeologi dan Antropologi)

Purtanto, Andi (2003) Pandangan Masyarakat Gunung Kidul terhadap Pelarian Majapahit sebagai Leluhurnya (Kajian atas Data Arkeologi dan Antropologi). HUMANIORA, 15 (2). pp. 224-233. ISSN e: 2302-9269 | p: 0852-0801

Full text not available from this repository.

Abstract

Gunung Kidul merupakan wilayah yang terletak di sebelah selatan kota Yogyakarta. Secara geografis, Gunung Kidul merupakan daerah pegunungan kapur (karst) yang didominasi oleh lahan tidak produktif. Wilayah Gunung Kidul meliputi Pegunungan Seribu di sebelah selatan, Cekungan Wonosari di tengah, dan Pegunungan Batur Agung di sebelah utara.

Peninggalan arkeologis yang berasal dari masa Hindu-Budha (masa klasik) cukup banyak ditemukan di Gunung Kidul. Temuan yang bersifat monumental tersebut berupa bangunan candi, yang menunjukkan hasil kebudayaan agama Hindu maupun Budha (Djatiningsih, 1997:31–40 ). Selain itu, ditemukan beberapa arca dan prasasti. Peninggalan- peninggalan tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Panggang, Patuk, Ngawen, Wonosari, Paliyan, Semanu, Tepus, Karangmojo, Semin, dan Ponjong. Pada saat ini, peninggalan-peninggalan tersebut sebagian besar hanya tinggal reruntuhan. Bagian yang tersisa hanya bagian fondasi. Meskipun demikian, masih terdapat bangunan candi yang relatif lengkap keberadaannya, yaitu Candi Risan di Kecamatan Semin.

Item Type: Article
Subjects: C Auxiliary Sciences of History > CC Archaeology
Divisions: Faculty of Cultural Sciences > Archeology Department
Depositing User: Mardi Pramono
Date Deposited: 09 Jan 2026 01:42
Last Modified: 09 Jan 2026 01:42
URI: https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/22353

Actions (login required)

View Item
View Item