DIBYASUHARDA, DIBYASUHARDA (1978) DUNIA SEBAGAI TEMPAT MANUSIA: FILSAFAT MANUSIA DARI SEGI HUBUNGAN MIKROKOSMOS DAN MAKROKOSMOS. Fakultas Filsafat UGM, Yogyakarta. (Unpublished)
Dunia Sebagai Tempat Manusia_Dibyasuharda_1979.pdf
Restricted to Registered users only
Download (14MB) | Request a copy
Abstract
Pemikiran akan kesatuan mikrokosmos dan makrokosmos, dunia kecil
dan dunia "besar merupakan sebuah pemikiran yang sepanjang pergantian
abaci menarik apa yang dinamakan dunia Timur. Manasia dalan dirinya sebagai dunia kecil membawa kokuatan dan unsur dunia besar yang mengelilinginya manusia nenjadi medan—pusat dimana semua pancaran kosmik bertemu. Keagungan pemikiran ini tidak hanya memberi inspirasi kepada kaum penyair, tetapi sangat kuat sekali juga pengaruhnya pada kehidupan religius dalam bermacam-macam segi.
Segala sesuatu yang terdapat di dunia basar didapatkan kembali dalam bentuk diperkecil manusiaan in dalam nafas manusia, angin dalam nafas manusia, api dalam akalnya atau kehangatan badannya, matahari dan bulan dalam matanya, dsb. Demikian besar kemiripan itu hingga dunia besar digambarkan sebagai Manusia Besar, seorang raksasa dan manusia sebagai Kopi Kecil dari Raksasa-dunia itu. Jadi ada hubungan yang erat sekali antara dua dunia itu.
Penelitian ini membahas mengenai permasalahan akibat penghayatan ide kesatuan mikrokosmos dan makrokosmos. Yang juga dibahas dalam penelitian ini adalah hakikat manusia dalam sistem-sistem kefilsafatan zaman baru selalu berkaitan dengan pertanyaan akan dunia dan alam, sehingga yang dijawab dalam tulisan ini terlebih dahulu adalah mengenai hakikat apa manusia itu.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dunia, filsafat manusia, filsafat |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General) |
| Divisions: | Faculty of Philosophy |
| Depositing User: | Dwi Rahayu |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 02:25 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 02:25 |
| URI: | https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/24996 |
