Umniyati, Sitti Rahmah (1989) Fluktuasi Kepadatan Mikrofilaria Pada Kucing Terinfeksi Brugia Pahangi (Buckley & Edeson) Yang Mendapat Diet Natrium Chlorida Cum Diethylcarbamazine. Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. (Unpublished)
Sitti Rahmah Umniyati_Fluktuasi Kepadatan Mikrofilaria_1989.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only
Download (6MB) | Request a copy
Abstract
Penggunaan garam dapur yang mengandung 0,4% diethylcarbamazine (NaCl cum DEC) sebagai bumbu masakan sehari-hari selama setahun terbukti efektif untuk mengobati filariasis malayi. Prevalensinya dapat turun menjadi 0%.
Telah dilaporkan pula DEC dosis rendah tunggal bersifat provokatif. Kedudukan taksonomi B. malayi sangat dekat dengan B. pahangi dan respon kedua jeni filaria tersebut terhadap DEC pada kucing juga sama. Oleh sebab itus penelitian yang bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai fluktuasi kepadatan mikrofilaria dalam darah tepi selama pengobatan dengan NaCl cum DEC jangka panjang sampai tercapai dosir total yang diharapkan dilakukan terhadap kucing terinfeksi B. pahangi.
Penelitian terdiri dari dua kelompok. Kelompok 1 (kelompok perlakuan) terdiri dari 4 ekor kucing mondapat-kan diet NaCl cum DEC setiap hari selama 20 minggu sehingga dosis total yang dicapai setara dengan 140 mg DEC per kg berat badan kucing. Kelompok II terdiri dari 4 ekor kucing sebagai kelompok kontrol. Pengambilan darah tepi sebanyak 60 mm3 dilakukan pada saat pra perlakuan dan selama penelitian yaitu pada akhir minggu ke-5, ko-10, ke-15 dan ke-20, masing-masing pada pukul 11.30 WIB untuk memperoleh gambaran fluktuasi kepadatan mikrofilaria.
Gambaran fluktuasi kepadatan mikrofilaria dalam darah tepi kucing terinfeksi B. pahangi yang mendapatkan diet NaCl cum DEC selama 20 minggu sebagai berikut: "Kepadatan mikrofilaria dalam darah tepi belum turun setelah pemberian NaCl cum DEC selama 10 minggu atau setelah dosis yang dicapai setara dengan 70 mg DEC per kg berat badan kucing. Penurunan nampak nyata setelah pemberian NaCl cum DEC sola ma 15 minggu atau lebih yaitu setelah dicapai dosis total yang setara dengan 105 mg atau lebih DEC per kg berat badan kucing.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | mikrofilaria, kucing, brugia pahangi |
| Subjects: | Biology Veterinary Medicine |
| Depositing User: | Dwi Rahayu |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 05:09 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 05:09 |
| URI: | https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/25807 |
