Pangestiningsih, Tri Wahyu (1990) Pengaruh Testosteron Terhadap Perkembangan Kelenjar Harder dan Limpa pada Anak Ayam. Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Yogyakarta. (Unpublished)
Tri Wahyu Pangestiningsih_Pengaruh Testosteron Terhadap_1990.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only
Download (8MB) | Request a copy
Abstract
Telah diteliti pengaruh testosteron terhadap kelenjar Harder dan limfa pada anak ayam jantan. Sembilan puluh sembilan ekor DOC strain Hubbard yang belum diseleksi kelaminnya dibagi secara acak menjadi 3 kelompok. Kelompok pertama merupakan kelompok sampel, disuntik dengan pelarut testosteron yaitu minyak sesam. Kelompok II disuntik 250 ug testosteron dan kelompok III disuntik 500ug testosteron. Penyuntikan diberikan pada hari pertama dan diulang pada hari ke 4 dengan dosis dan cara yang sama yaitu secara subkutan didaerah inguinal sebanyak 0,1 ml. Pada hari pertama, 11 ekor ayam dari masing-masing kelompok dibunuh, diseksi dan dipilih secara acak 5 ekor yang jantan untuk dipakai sebagai sampel. Kelenjar Harder dan limfa dari hewan sampel difiksasi dalam formalin 10%. Limfa berformalin ditimbang juga berat badan ditimbang sebelum hewan dibunuh. Pengambilan sampel untuk hari ke 14 dan ke 24 sama seperti pada hari pertama. Kelenjar Harder dan limfa diproses untuk preparat histologi dengan ketebalan 6 um dan cat haematoksilin eosin.
Analisis varian pola faktorial 3x3 pada berat badan dan ratio berat limfa dengan berat badan x 10.000 menunjukkan bahwa umur yang mempengaruhi perkembangan tubuh dan limfa (P < 0,01) sedangkan testosteron dan interaksi antara testosteron dan umur tidak berpengaruh. Dari LSD Test terlihat selisih berat badan dari hari pertama, ke 14 dan ke 24 sangat signifikan (P< 0,01) sedangkan limfa, selisih dari hari pertama denga ke 14 berbeda nyata (P<0,01) dan dari hari ke 14 sampai ke 24 tidak ada perbedaan nyata. Gambaran mikroskopis limfa dan kelenjar Harder tidak menunjukkan perbedaan struktur dari kontrol dan perlakuan sedang pertambahan besar organ/jaringan terjadi antara hari pertama sampai ke 14 kemudian stabil pada hari ke 24.
Kesimpulan yang diperoleh adalah, testosteron tak berpengaruh pada berat badan, limfa dan kelenjar Harder.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | testosteron, kelenjar harder, limpa, anak ayam |
| Subjects: | Veterinary Medicine |
| Divisions: | Faculty of Veterinary Medicine |
| Depositing User: | Isbandini Isbandini |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 07:20 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 07:20 |
| URI: | https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/25978 |
