Perkembangan Gambaran Histologi Thymus Itik pada Periode Embrional

Untoro, dkk, Untoro, dkk (1992) Perkembangan Gambaran Histologi Thymus Itik pada Periode Embrional. Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Yogyakarta. (Unpublished)

[thumbnail of M. Untoro dkk_Perkembangan Gambaran Histologi_1992.pdf] Text
M. Untoro dkk_Perkembangan Gambaran Histologi_1992.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai struktur histologi thymus yang berasal dari 110 embrio itik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan struktur histogi thymus embrio itik dari umur 7 hari masa pengeraman sampai saat penetasan terjadi.
Sampel yang digunakan berasal dari 110 butir telur itik fertil yang dieramkan. Telur-telur tersebut dibagi menjadi 11 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 10 butir. Pada saat telur tersebut dimasukkan ke dalam mesin penetas, saat itu dianggap sebagai hari ke 0. Kelompok I dikeluarkan dari mesin penetas pada hari ke 7. Sampel diperoleh dengan mengambil Jaringan di sepanjang leher embrio. Hal yang sama dilakukan terhadap kelompolt II, III dan IV dengan selang waktu 1 hari. Kelompok V dikeluarkan dari mesin penetas pada hari ke 15 masa pengeraman. kemudian thymus yang berada di daerah leher embrio diambil Hal yang sama dilakukan terhadap kelompok VI, VII, VIII, IX. X dan XI dengan selang waktu 1 hari. Sampel-sampel yang diperoleh, dibuat preparat histologi selanjutnya dilakukan pengecatan hematoksilin-eosin. Hasil diperoleh dengan menganalisis secara deskriptif preparat histologi tersebut.
Dari hasil pengamatan diketahui bahwa struktur histologi thymus mulai teramati pada hari ke 13 masa pengeraman, berupa 8 pasang lobus thymus yang dikelilingi oleh jaringan ikat mesenchymal. Pada masa 2 hari selanjutnya terjadi perkembangan yang sangat pesat dalam tiap-tiap lobus. Hal ini ditunjukkan pada hari ke 15 masa pengeraman berupa proses lobulasi thymus, korteks dan medula sudah dapat dibedakan dengan jelas dan terisi oleh sel-sel limfosit besar, sedang dan kecil serta sel-sel epitelium retikuler di beberapa tempat menggerombol membentuk badan Hassal. Pada masa pengeraman selanjutnya terjadi peningkatan jumlah limfosit kecil dan ketebalan jaringan ikat interlobularis.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: histologi thymus Itik, perkembangan embrio, ymphoid organ
Subjects: Biology
S Agriculture > SF Animal culture
Veterinary Medicine
Divisions: Faculty of Veterinary Medicine
Depositing User: Dwi Rahayu
Date Deposited: 05 Aug 2026 07:01
Last Modified: 05 Aug 2026 07:01
URI: https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/26013

Actions (login required)

View Item
View Item