Teknik Pengeringan Kulit Kerbau dengan Sinar Matahari

Djojowidagdo, Soemitro (1991) Teknik Pengeringan Kulit Kerbau dengan Sinar Matahari. Fakultas Peternakan UGM, Yogyakarta. (Unpublished)

[thumbnail of Soemitro Djojowidagdo_Teknik Pengeringan Kulit_1991.pdf] Text
Soemitro Djojowidagdo_Teknik Pengeringan Kulit_1991.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only

Download (8MB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh penundaan waktu mengeringkan dan cara pengeringan terhadap sifat-sifat kulit kerbau jantan dewasa, (2) pada penundaan waktu berapa jam dan teknik pengeringan yang bagaimana sifat-sifat kulit masih dapat dipertahankan.
Digunakan 12 sampel kulit kerbau jantan dewasa. Setiap kali percobaan digunakan 3 lembar kulit, pada bagian punggung (croupon) diambil 8 contoh uji, sehingga terdapat 24 contoh uji. Secara acak contoh uji dibagi menjadi 3 kelompok penundaan waktu (2, 11 dan 20 jam). Setiap kelom-pok terdapat 8 contoh uji digunakan untuk percobaan (a) kulit basah, (b) kering luar, (c) kering teduh, dan (d) kering kombinasi masing-masing 2 potong contoh uji. Pengeringan (b, c dan d) dilakukan sesuai dengan metode Djojo-widagdo (1988). Kulit basah dan kulit kering dilakukan pengujian kimiawi, pH, total bakteri, dan kekuatan fisik kulit. Percobaan diulang 4 kali, sehingga masing-masing terdapat 8 data.
Hasil penelitian penundaan waktu pada kulit basah menunjukkan perubahan, total bakteri (naik) dan pH (turun), serta penurunan kadar zat kimia (kecuali protein globular) dan kekuatan fisik (kecuali kemuluran) pada penundaan waktu 20 jam. Hasil penelitian penundaan waktu dan cara mengeringkan apabila dibandingkan dengan kulit basah, total bakteri dan pH lebih rendah, kadar zat-zat kimia dan kekua-tan fisik naik (kecuali kadar air dan kemuluran). Perban-dingan antar cara mengeringkan menunjukkan bahwa penundaan sampai dengan 11 jam pengeringan di luar dan kombinasi serta penundaan sampai 20 jam pengeringan di luar tidak berbeda nyata.
Saran untuk kulit kerbau jangan dikeringkan di tempat teduh, dan penundaan waktu jangan lebih dari 20 jam.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: kulit kerbau, penundaan waktu, teknik, cara mengeringkan
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Animal Sciences > Department of Animal Products Technology
Depositing User: Dwi Rahayu
Date Deposited: 11 Aug 2026 12:04
Last Modified: 11 Aug 2026 12:04
URI: https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/26018

Actions (login required)

View Item
View Item