Isolasi Kitin-Kitosan dari Limbah Cangkang Udang dan Rajungan Serta Aplikasinya Sebagai Pereduksi Beban Pencemaran Limbah Industri Perikanan

Yusuf, Yusuf B.L and Sahubawa, Latif (2006) Isolasi Kitin-Kitosan dari Limbah Cangkang Udang dan Rajungan Serta Aplikasinya Sebagai Pereduksi Beban Pencemaran Limbah Industri Perikanan. Fakultas Pertanian, Yogyakarta. (Submitted)

[thumbnail of Iwan Yusuf B.L, Latif Sahubawa_Isolasi Kitin-Kitosan dari Limbah Cangkang Udang dan Rajungan serta Aplikasinya sebagai Pereduksi Beban Pencemaran Limbah Industri Perikanan_2006.pdf] Text
Iwan Yusuf B.L, Latif Sahubawa_Isolasi Kitin-Kitosan dari Limbah Cangkang Udang dan Rajungan serta Aplikasinya sebagai Pereduksi Beban Pencemaran Limbah Industri Perikanan_2006.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only

Download (13MB) | Request a copy

Abstract

Tujuan Penelitian adalah: (1) mengetahui pengaruh konsentrasi NaOH dan waktu deproteinasi terhadap karakteristik kitosan cangkang udang putih dan rajungan, (2) mendapatkan sampel kitosan terbaik (berdasarkan derajad deasetilasi), serta (3) aplikasinya sebagai agen pereduksi beban pencemaran limbah cair pengolahan ikan segar dan penyamakan kulit.
Metode penelitian yang dipakai adalah: demineralisasi, deproteinasi, deasetilasi serta flokulasi dan koagulasi. Parameter karakteristik kitosan yang diteliti yaitu: kekeruhan, oksigen terlarut, total padatan tersuspensi, total padatan terlarut, protein total, pH, logam crom, dan kecerahan.
Nilai rerata karakteristik kitosan cangkang udang putih dan perlakuan terbaik sebagai berikut: rendemen 9,13 - 10,20% (a1b3 dan a2b3), kadar air 7,13 - 10,37% (a3b2), kadar abu 2,88 - 8,87% (a1b2), kadar protein total 2,93 - 6,33% (a2b3), derajad deasetilasi 92,27 - 94,90% (a3b1), viskositas 77,37 - 86,00 cps (a3b1). Nilai rerata karakteristik kitosan cangkang rajungan dan perlakuan terbaik adalah: rendemen 8,63 - 10,83% (a2b3), kadar air 4,81 - 8,08% (a2b2), kadar abu 0,67 - 2,14% (a2b3), kadar protein total 0,6678 - 2,3954% (a3b2), derajad deasetilasi 91,93 - 94,77% (a3b2), viskositas 73,67 - 110,00 cps (a3b1). Sampel kitosan cangkang udang putih terbaik (berdasarkan derajad deasetilasi tertinggi) yang dipakai dalam pereduksi beban pencemaran limbah cair adalah perlakuan a3b1, dan untuk kitosan cangkang rajungan adalah a3b2.
Hasil uji kemampuan reduksi beban pencemaran limbah cair ikan segar dengan perlakuan kitosan cangkang udang putih sebagai berikut: kekeruhan = 21,04%, oksigen terlarut 330%, TSS = 7,27%, TDS 16,58%, N-total = 33,33%, pH = 19,72%, kecerahan = meningkat. Sedangkan dengan kitosan cangkang rajungan sebagai berikut: kekeruhan = 217,33%; oksigen terlarut (DO) = 300%; TSS = 7,27%; TDS 21,39%; N-total = 23,32%; pH = 19,72%, kecerahan = meningkat.
Hasil uji kemampuan reduksi beban pencemaran limbah cair penyamakan kulit dengan perlakuan kitosan cangkang udang putih sebagai berikut: kekeruhan = 44,54%, DO = 100%, TSS = 51,87%, TDS = 15,05%, N-total = 23,08%, pH = 10,61%, Cr = 85,54%, kecerahan = meningkat drastis. Sedangkan dengan kitosan cangkang rajungan sebagai berikut: kekeruhan = 32,34%, DO = 100%, TSS = 33,69%, TDS = 33,80%, N-total = 7,69%, pH = 12,12%, Cr = 70,98%, kecerahan = meningkat drastis.
Kitosan cangkang udang putih lebih efektif terhadap pereduksi beben pencemaran limbah cair pengolahan ikan segar dan penyamakan kulit dibandingkan kitosan cangkang rajungan.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: deproteinasi, NaOH, kitosan, cangkang udang putih, rajungan, beban pencemaran
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Fisheries
Depositing User: Athifah Dihyan Calysta
Date Deposited: 02 Jul 2026 08:08
Last Modified: 02 Jul 2026 08:08
URI: https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/27628

Actions (login required)

View Item
View Item