Program Penanggulanan Kemiskinan Menurut Persepsi Penduduk Miskin

Listyaningsih, Umi and Pitoyo, Agus Joko (2000) Program Penanggulanan Kemiskinan Menurut Persepsi Penduduk Miskin. Fakultas Geografi, Yogyakarta. (Unpublished)

[thumbnail of Umi Listyaningsih_Agus Joko Pitoyo_Program Penanggulangan Kemiskinan Menurut Persepsi Penduduk Misikin_2000.pdf] Text
Umi Listyaningsih_Agus Joko Pitoyo_Program Penanggulangan Kemiskinan Menurut Persepsi Penduduk Misikin_2000.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Akhir-akhir ini banyak muncul kritik terhadap pelaksanaan program dari pemerintah dalam penanggulangan penduduk miskin. Ketidaksesuaian program dari pemerintah dengan kemauan masyarakat setempat atau program yang sesuai namun kurang tepat mengenai sasaran menyebabkan penduduk miskin masih tetap miskin dan setelah berbagai program dilaksanakan. Kemiskinan merupakan permasalahan yang sulit diselesaikan karena bersifat multidemensional. Perlu kiranya pengkajian secara khusus tentang berbagai konsep, kriteria dan pengukurannya sebelum menetukan suatu program, siapa sasaran, dalam bentuk apa dan bagaimana penerapannya agar didapat suatu program yang tepat, efektif dan efisien. Sejalan dengan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan mengungkap berbagai aspek disekitar kemiskinan serta berusaha merumuskan program aksi yang disusun dan diusulkan dari penduduk miskin sebagai ahli kemiskinan.
Penelitian dilaksanakan pada salah satu dusun miskin di salah satu desa bukan tertinggal di Propinsi Daerah Istimewa Yogayakarta. Pemilihan daerah dengan pertimbangan, pertama, dengan penerapan kebijakan yang sama dan kondisi alam yang relatif sama, namun tingkat kesejahteraannya jauh tertinggal dibandingkan dengan dusun lain dalam desa yang sama. Kedua, karena merupakan dusun miskin maka wilayah tersebut didominasi oleh rumah tangga miskin sehingga sesuai dengan sasaran penelitian yaitu rumah tangga miskin.
Metode pengumpulan data dengan Focus Group Discussion serta wawancara mendalam guna memperdalam analisis. Peserta diskusi dibagi atas tiga kelompok, yaitu satu kelompok laki-laki, satu kelompok perempuan, dan satu kelompok karangtaruna. Materi diskusi meliputi: 1) kategori dan ciri-ciri kelas sosial ekonomi; 2) sebab akibat kemiskinan; 3) prioritas permasalahan yang dihadapi; 4) kelembagaan dan manfaatnya serta 5) aksi yang seharusnya dilakukan pemerintah untuk pengentasan kemiskinan.
Kondisi ekonomi penduduk rata-rata terbagi atas tiga kelas, kaya atau cukup, sedang dan miskin. Pekerjaan, pemilikan sawah, makan, pakaian serta pendidikan anak yang mendasari pengklasifikasian. Rumah tidak bisa secara langsung untuk membedakan antar kelas karena semuanya sama telah permanen, namun harus dilihat kualitas lantai, dinding, atap, usuk maupun fasilitasnya. Faktor utama timbulnya kemiskinan adalah pendidikan dan ketrampilan yang rendah dihubungan dengan tingkat pendapatan yang kurang. Faktor lain yang berpengaruh adalah keturunan. Hal ini sehubungan dengan warisan yang ditinggal baik berupa harta maupun ilmu yang kesemuanya serba terbatas berbeda dengan orang kaya. Lembaga yang membantu sebelum atau setelah krisis adalah tetangga dan warung. Selain tidak memerlukan persyaratan yang rumit, bisa Hiperlukan setiap saat dan mudah sistem pengembaliannya. Usulan program pengentasan kemiskinan disamping kemudahan mencari pekerjaan juga penambahan luas tanah. Bantuan permodalan serta pemasaran hasil usaha sangat diperlukan, yang sebelumnya Hilakukan pemberdayaan masyarakat dengan pelatihan ketrampilan praktis.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: kemiskinan, penduduk, penanggulangan
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Geography
Depositing User: AKBAR MUHAMMAD U S
Date Deposited: 19 Dec 2025 11:28
Last Modified: 19 Dec 2025 11:28
URI: https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/23086

Actions (login required)

View Item
View Item