Mulyadi, Ignatius (1997) Pengembangan Agen Penginaktivasi Virus Penyakit Newcastle dalam Pembuatan Vaksin Inaktif. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. (Unpublished)
Ignatius Mulyadi_Pengembangan Agen Penginaktivasi Virus Penyakit Newscastle dalam Pembuatan Vaksin Inaktif_1997.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tiga agen penginaktivasi virus penyakit newscastle yaitu: formalin, beta propiolakton, dan etilenimin biner telah dilakukan. Virus penyakit Newscastle isolat Jaten dikembangkan dalam telur ayam berembrio umur 10 hari dan dipanen dalam 48 jam setelah inokulasi. Virus penyakit Newscastle dalam cairan alantois diukur titer hemaglutinasinya dan selanjutnya diinaktivasi dengan ketiga agen penginaktivasi tersebut. Setelah inaktivasi masing-masing suspensi virus yang sudah inaktif diukur lagi titer hemaglutinasinya dan selanjutnya ditambahkan adjuvan sebanyak 1:1 untuk digunakan sebagai vaksin. Vaksinasi ayam dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pada umur 3 hari, 18 hari, dan 29 hari. Satu minggu setelah vaksinasi terakhir serum diambil untuk diuji titer antibodinya dengan uji hambatan hemaglutinasi. 24 jam setelah pengambilan serum darah dilakukan uji tantang terhadap ayam-ayam kontrol dan yang divaksinasi dengan isolat homolog. Hasil uji menunjukkan bahwa etilenimin biner adalah agen inaktivasi virus Newscastle paling baik dibandingkan dengan beta propiolakton dan formalin, sedang beta propiolakton lebih baik dibanding dengan formalin.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyakit Newscastle, Vaksin Inaktif |
| Subjects: | Q Science > QL Zoology |
| Divisions: | Faculty of Animal Sciences > Department of Animal Nutrition and Feed Science |
| Depositing User: | Yasmin Salma Nuraidah |
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 01:50 |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 01:50 |
| URI: | https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/24236 |
