Pembuatan Antiserum SMV untuk Perangkat Diagnosis

Sumardiyono, Y.B. (1994) Pembuatan Antiserum SMV untuk Perangkat Diagnosis. Fakultas Pertanian UGM.

[thumbnail of Y.B. Sumardiyono_Pembuatan Antiserum SMV untuk Perangkat Diagnosis_1994.pdf] Text
Y.B. Sumardiyono_Pembuatan Antiserum SMV untuk Perangkat Diagnosis_1994.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

Pengendalian penyakit mosaik kedelai yang disebabkan oleh virus SMV yang terpenting dengan menanam benih bebas virus dan eradikasi sumber virus di pertanaman. Metode serologi merupakan cara yang mudah dan cepat untuk mengadakan indeksing SMV yang terbawa benih dan diagnosis tanaman yang diduga terinfeksi SMV. Metode serologi tersebut memerlukan antiserum. Dalam penelitian ini dikaji cara penyiapan antiserum SMV guna perangkat diagnosis penyakit maupun indeksing virus pada benih. Penelitian meliputi cara penyiapan antigen, dan dosis imunisasi kelinci agar dipero-leh antiserum dengan titer yang tinggi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara penyiapan antigen SMV dengan menambahkan senyawa aditif pberupa Na-DIECA dan Na-EDTA pada bufer dapat menghasikan antiserum yang memiliki titer lebih tinggi dari pada menggunakan antigen yang disiapkan tanpa aditif. Pada satu minggu setelah imunisasi kedua antiserum telah terdeteksi, dengan titer 1/8 pada uji mikropresipitasi. Sedang satu minggu setelah penyuntikan keempat titer meningkat menjadi 1/256 Pada penyiapan antigen tanpa aditif titer tersebut 1/64. Antiserum yang dihasilkan dapat bereaksi dengan antibodi hetero-dan mampu untuk mendeteksi SMV pada bagian-bagian log, kedelai tanaman
Uji reaktifitas antiserum, pemurnian antibodi, dan isolasi IgG masih perlu diteliti.

Item Type: Other
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Depositing User: Isbandini Isbandini
Date Deposited: 19 Jan 2026 01:31
Last Modified: 19 Jan 2026 01:31
URI: https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/25048

Actions (login required)

View Item
View Item