Studi In Vitro Sitotoksitas Ekstrak-Air Herba Meniran (Phyllanthus Niruri) Pada Kultur Sel Hepar Primer

Suharmi, Sri (1994) Studi In Vitro Sitotoksitas Ekstrak-Air Herba Meniran (Phyllanthus Niruri) Pada Kultur Sel Hepar Primer. Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta. (Unpublished)

[thumbnail of Sri Suharmi_Studi In Vitro Sitotoksitas Ekstrak-Air Herba_1994.pdf] Text
Sri Suharmi_Studi In Vitro Sitotoksitas Ekstrak-Air Herba_1994.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sitotoksisitas in vitro ekstrak-air herba meniran terhadap kultur sel diinkubasi-hepar primer bebek dalam media penumbuh yang kan selama 24 jam dan 48 jam, dengan tujuan untuk menge-tahui kadar ekstrak-air herba meniran yang menimbulkan kerusakan sel hepar sebesar 50 % (nilai CPE50).
Penelitian menggunakan sampel kultur sel hepar primer bebek yang media penumbuhnya diberi perlakuan dengan serial kadar ekstrak-air herba meniran yaitu 12,5, 25, 50, 100, 200, 400, dan 800 mcg/ml (masing-masing dengan n = 12). Pengamatan efek toksis dilakukan dengan menghitung sampel kultur yang sel heparnya mengalami kerusakan setelah diinkubasikan selama 24 jam dan 48 jam, dengan metode pewarnaan Giemsa.
Dari perhitungan dengan rumus Reed & Muench, didapatkan bahwa kadar ekstrak-air herba meniran yang merusak sel hepar sebesar 50% (CPE50) setelah diinkubasikan selama 24 jam adalah 297 mcg/ml, dan setelah di-inkubasikan selama 48 jam adalah 283 meg/ml. Kadar ekstrak-air herba menimbulkan kerusakan sel adalah 12,5 - 100 mcg/ml.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak-air herba meniran dengan kadar 12,5 - 100 mcg/ml tidak menimbulkan efek toksis. Pada kadar 50 - 100 mcg/ml terlihat penyerapan warna Giemsa lebih tajam dan pertumbuhan sel-sel hepar lebih padat dibandingkan dengan kontrol. Nilai CPE50 yaitu kadar ekstrak-air herba meniran yang memberikan efek toksis pada kultur sel hepar yang primer bebek sebesar 50% adalah 297 mcg/ml untuk yang diinkubasikan selama 24 jam, dan sebesar 283 mcg/ml pada kultur sel hepar primer bebek yang diinkubasikan selama 48 jam.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: herba meniran, kultur sel, hepar primer
Subjects: Biology
R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Depositing User: Dwi Rahayu
Date Deposited: 23 Jun 2026 10:42
Last Modified: 23 Jun 2026 10:42
URI: https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/25813

Actions (login required)

View Item
View Item