Indarjulianto, Soedarmanto and Purnamaningsih, Hary and Raharjo, Slamet and Yanuartono, Yanuartono (2010) Karakteristik Phenotip dan Genotip Staphylococcus Pseudintermedius Isolat Anjing Penderita Dermatitis. Lembaga Penelitian UGM, Yogyakarta. (Unpublished)
Soedarmanto_Karakterisasi Phenotip dan Genotip Staphylo_2010.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only
Download (8MB) | Request a copy
Abstract
Staphylococcus intermedius/pseudintermedius merupakan agen infeksi utama dermatitis pada anjing. Informasi mengenai peran S. intermedius di Indonesia masih sangat sedikit. Tujuan penelitian ini adalah mengisolasi dan mengidentifikasi S. intermedius dari kulit anjing penderita dermatitis. Isolat S intermedius diidentifikasi dengan metode konvensional berdasarkan sifat biakan, pewarnaan Gram, uji biokimia dan gula-gula. Isolat dikonfirmasi secara molekuler dengan mengamplifikasi segmen gen spesifik dari S. intermedius terhadap 16S rRNA dan thermonuclease yang dikode gen nuc. Dalam penelitian ini sebanyak 52 swab kulit diambil dari anjing penderita dermatitis di Yogyakarta pada tahun 2009 dan 2010. Sebanyak dua puluh enam sampel tumbuh pada mannitol salt agar dengan sel-sel berbentuk bulat bergerombol, Gram +, katalase +, mampu mengkoagulasi plasma kelinci; dan memfermentasi mannitol, tetapi memperlihatkan hasil negatif pada uji Voges Proskouer. Pada uji molekuler terhadap 26 isolat yang diduga sebagai S. intermedius didapatkan hasil bahwa 19 isolat mengamplifikasi gen 16S rRNA dan 17 isolat mengamplifikasi gen nuc. Berdasarkan hasil-hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa 17 isolat (32,7%) asal kulit anjing penderita dermatitis di Yogyakarta diidentifikasi sebagai S. Intermedius.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SF Animal culture Veterinary Medicine |
| Depositing User: | Isbandini Isbandini |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 11:48 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 11:48 |
| URI: | https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/25885 |
