Perlakuan Gonadotropin Releasing Hormone Pada Ikan Maskoki (Castassius Auratus) Terhadap Daya Tetas Telurnya

Hana, Amelia (1994) Perlakuan Gonadotropin Releasing Hormone Pada Ikan Maskoki (Castassius Auratus) Terhadap Daya Tetas Telurnya. Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Yogyakarta. (Unpublished)

[thumbnail of LAPORAN PENELITIAN Perlakuan Gonadotropin Releasing Hormone Pada Ikan Maskoki (Castassius Auratus) Terhadap Daya Tetas Telurnya_Amelia Hana_1994.pdf] Text
LAPORAN PENELITIAN Perlakuan Gonadotropin Releasing Hormone Pada Ikan Maskoki (Castassius Auratus) Terhadap Daya Tetas Telurnya_Amelia Hana_1994.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Telah diteliti perbedaan antara pemijahan secara alami dan hipofisasi terhadap daya tetas telur pada ikan maskoki jenis Spencer.
Ikan maskoki sebanyak 60 ekor, yang terdiri dari 15 ekor induk betina dan 45 ekor jantan, dibagi secara acak menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok 1, II, dan III Setiap kelompok terdiri dari 5 pasang maskoki, yang setiap pasangnya terdiri dari 1 induk betina dan 3 jantan. Kelompok I merupakan kelompok dengan pemijahan secara alami (kontrol), Kelompok II adalah kelompok dengan pemijahan secara hipofisasi menggunakan ikan maskoki yang sejenis (Spencer) sebagai donornya, dan Kelompok III adalah kelompok dengan pemijahan secara hipofisasi menggunakan ikan mas (Tombro) sebagai donornya.
Pada Kelompok II setiap induk dari sepasang maskoki disuntik dengan dosis tunggal secara intramuskuler menggunakan hipofisa 2 ekor ikan maskoki yang sejenis (Spencer), dan pada Kelompok III setiap induk dari sepasang maskoki disuntik dengan dosis tunggal secara intramuskulur menggunakan hipofisa 2 ekor ikan mas (Tombro). Selanjutnya dari setiap kelompok diambil 100 butir telur dan diamati perkembangan telurnya hingga menetas. Daya tetas telur ikan maskoki ditentukan dengan cara menghitung jumlah larva ikan yang hidup per 100 dikalikan 100%.
Data jumlah larva ikan per 100 butir telur ikan maskoki yang diperoleh dalam penelitian ini selanjutnya dianalisis secara statistik dengan uji-t. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya perbedaan yang sangat bermakna antara pemijahan secara alami dengan hipofisasi terhadap daya tetas telur ikan maskoki (p<0,02). Dengan pemijahan secara alami diperoleh daya tetas rata-rata adalah 56,70% ± 14,09% lebih banyak dibandingkan dengan pemijahan secara hipofisasi dengan ikan mas (Tombro) sebagai donornya yang rata-rata daya tetasnya adalah 31,80%+ 12,74%; sedangkan dengan pemijahan secara hipofisasi dengan ikan maskoki yang sejenis (Spencer) sebagai donornya menunjukkan hasil bahwa induk-induk maskoki gagal bertelur.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: ikan maskoki, daya tetas telur, pemijahan
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Depositing User: Dwi Rahayu
Date Deposited: 13 Jul 2026 12:02
Last Modified: 13 Jul 2026 12:02
URI: https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/25928

Actions (login required)

View Item
View Item