Husni, Amir (2000) Penggunaan Sodium Asetat dan Befidobacteria pada Fillet Nila Merah (Oreochromis sp.) yang Disimpan Dingin. Fakultas Pertanian UGM, Yogyakarta. (Unpublished)
Amir Husni_Penggunan Sodium Asetat_2000.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Abstract
Produk-produk perikanan segar sangat mudah rusak dan rentan terhadap pembusukan karena adanya aktivitas bakteri. Bakteri psikrotropik merupakan penyebab utama pembusukan pada ikan yang disimpan dingin. Dalam upaya pengendalian bakteri psikrotropik maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan sodium acetate dan bifidobacteria pada fillet nila merah yang disimpan pada suhu dingin. Dalam penelitian ini telah dilakukan perlakuan penggunaan sodium acetate dan bifidobacteria, baik secara individual maupun kombinasi. Adapun perlakuan yang dimaksud adalah: 0,5% sodium acetate (SA); 2,5% kultur bifidobacteria (BF); 0,5% SA dikombinasi dengan 1,5%, 2,5%, 3,5%, dan 4,5% BF; dan Kontrol (tanpa SA maupun BF). Setelah perlakuan, fillet nila merah dipindah ke dalam plastik steril kemudian disimpan dalam refrigerator selama 12 hari. Pengamatan yang dilakukan meliputi jumlah bakteri total (Total Plate Count) dengan media TSA, pH, dan uji sensoris. Masing-masing pengamatan dilakukan pada hari ke-0, 3, 6, 9, dan 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan 0,5%SA + 2,5%BF menghasilkan daya simpan yang paling tinggi dan paling disukai oleh konsumen
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ikan, perikanan, nila, bakteri |
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology T Technology > TP Chemical technology > Food processing and manufacture |
| Depositing User: | Isbandini Isbandini |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 07:45 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 07:45 |
| URI: | https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/25936 |
