Pengaruh Level Garam dan Lama Pemansan terhadap Kandungan Protein Telur Ayam Rebus yang Disimpan Selama Dua Minggu

Pertiwiningrum, Ambar (1991) Pengaruh Level Garam dan Lama Pemansan terhadap Kandungan Protein Telur Ayam Rebus yang Disimpan Selama Dua Minggu. Fakultas Peternakan UGM, Yogyakarta. (Unpublished)

[thumbnail of Ambar Pertiwiningrum_Pengaruh Level Garam dan Lama_1991.pdf] Text
Ambar Pertiwiningrum_Pengaruh Level Garam dan Lama_1991.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan protein telur ayam konsumsi yang digaram dengan level garam yang berbeda dan direbus dengan lama pemanasan (perebusan) yang berbeda kemudian disimpan selama dua minggu.
Penelitian ini menggunakan 56 butir telur ayam konsumsi umur satu hari yang diberi perlakuan empat level garam (0° Beume (Be), 8° Be, 16° Be dan 24° Be) selama satu minggu, kemudian direbus dengan lama pemanasan berbeda yaitu 10 menit dan 20 menit setelah air mendidih dan disimpan selam dua minggu. Setiap minggu dilakukan analisis albumin cara Biuret dan analisis kadar air dengan ulangan dua kali. Data yang diperoleh dianalisis statistik dengan PS Spli-plot dan perbedaan rerata diuji dengan Duncan's New Multiple Range Test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pemanasan berpengaruh nyata (P<0,05), lama penyimpanan dan interaksi antara level garam dan lama penyimpanan berpengaruh sangat nyata (P<0,01). Lama pemanasan mengakibatkan rerata kandungan albumin yang terdeteksi dengan cara Biuret semakin turun yaitu 10 menit 28,41% Bahan Kering (BK) dan 20 menit 26,81% BK. Semakin lama penyimpanan rerata kandungan albumin semakin turun yaitu 0 minggu 34,43% BK, 1 minggu 25,71% BK dan 2 minggu 21,66% BK. Interaksi rerata kandungan albumin antara level garam dan lama penyimpanan menunjukkan pada lama penyimpanan 0 minggu semakin turun dengan semakin menungkatnya level garam dan semakin meningkat setelah disimpan satu minggu dan dua minggu, sehingga setelah disimpan dua minggu dengan level garam semakin tinggi kandungan albuminnya semakin tinggi yaitu 18,97% BK (0° Be), 21,51% BK (8° Be), 21,88% BK (16° Be) dan 24,28% BK (24° Be).

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: garam, protein, ayam
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Animal Sciences > Department of Animal Products Technology
Depositing User: Isbandini Isbandini
Date Deposited: 04 Aug 2026 05:07
Last Modified: 04 Aug 2026 05:07
URI: https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/25981

Actions (login required)

View Item
View Item