Mindaryani, Aswati (1995) Pengaruh Kecepatan Solven Pada Proses Ekstraksi Padat-Cair dalam Unggun Terfluidisasi (The Effect of Solvent Velocity on Solid Liquid Extraction in Fluidized Bed). Fakultas Teknik UGM, Yogyakarta. (Unpublished)
Aswati Mindaryani_Pengaruh Kecepatan Solven Pada Proses Ekstraksi Padat-Cair dalam Unggun Terfluidisasi (The Effect of Solvent Velocity on Solid Liquid Extraction in Fluidized Bed)_1995.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini dimaksudkan untuk mempelajari kecepatan aliran pelarut dan diameter kecepatan perpindahan massa minyak kemiri pengaruh butiran terhadap dari butiran ke aliran pelarut n Heksana dalam kolom fluidisasi. Biji kemiri dibentuk menjadi bola-bola dengan diameter tertentu. Sejumlah berat butiran kemiri tertentu dimasukkan ke dalam kolom fluidisasi dan dialiri dengan pelarut n Heksana sehingga terjadi fluidisasi. Kadar minyak dalam aliran keluar dicatat pada berbagai waktu, percobaan dihentikan jika kadar minyak keluar kolom sudah tetap. Penelitian dilakukan dengan variasi kecepatan aliran pelarut dan diameter butiran.
Dalam penelitian ini disusun dua model, model pertama oleh perpindahan massa minyak dari butiran ke pelarut dipengaruhi dua tahapan proses yaitu difusi didalam padatan dan perpindahan massa antar fasa. Untuk model ini harga kca dan De dapat dioptimasi dengan metode Hooke-Jeeves. Model kedua disusun dengan anggapan bahwa difusi didalam butiran dapat diabaikan terhadap perpindahan massa antar fasa, untuk itu kca dioptimasi dengan metode Golden Section.
Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian, dapat disimpulkan bahwa peristiwa perpindahan massa minyak kemiri dari dalam butiran ke pelarut n Heksana dalam kolom fluidisasi dipengaruhi dua tahapan proses yaitu difusi minyak di dalam butiran dan perpindahan massa antar fasa dari permukaan butiran ke pelarut. Tetapi jika dianggap difusi dalam butiran dapat diabaikan terhadap perpindahan massa ditimbulkan dengan anggapan antar fasa, maka kesalahan ini tidak yang terlalu besar, dengan demikian model penyederhanaan ini dapat digunakan.
Hubungan antara koefisien perpindahan massa antar fasa (kca) dengan variabel yang mempengaruhinya dapat dinyatakan dengan persamaan :
kca Dp^2/Dv = 3,4 10^-5 (p vα Dp/ μα)^2,2
Kesalahan relatif sebesar 3,7%. Persamaan berlaku untuk 795 Re≤ 1239 dan 1,67 ≤ Dp ≤ 3,66.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | solven, ekstraksi, kecepatan |
| Subjects: | T Technology > TP Chemical technology T Technology > TP Chemical technology > Chemical engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Chemistry Engineering Department |
| Depositing User: | Dwi Rahayu |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 07:25 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 07:25 |
| URI: | https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/26024 |
