Rahardjo, B and Rahayoe, S. (2009) Pengemasan Vakum Empon Empon Kering Diawali Penekan dengan Permukaan Fleksibel. Lembaga Penelitian UGM, Yogyakarta. (Unpublished)
B. Raharjo_Pengemasan Vakum Empon Kering Diawali Penekanan_2009.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only
Download (7MB) | Request a copy
Abstract
Bahan hasil pertanian yang telah dikeringkan seperti empon empon serta bahan rempah rempah merupakan bahan baku keperluan rumah tangga serta untuk industri. Pengusahaan hasil pertanian kering masih dilakukan secara sederhana dan dengan teknologi peralatan yang kurang memadai. Umumnya hasil pertanian kering masih mengandung kotoran tinggi, kurang kering sehingga mudah kena jamur dan kandungan jasad reniknya tinggi. Petani tidak berani menyimpan hasil pertaniannya untuk waktu lama karena umur simpan hasil pertanian kering relatif pendek. Usaha pengawetan hasil pertanian secara fisik adalah dengan pengeringan. Teknologi pengemasan sudah berkembang dan sekarang banyak tersedia kemasan plastik dan kombinasinya. Dengan kemasan plastik dimungkinkan pengurangan udara dalam kemasan sehingga akan memperlambat respirasi dan memperpanjang umur simpan. Pengurangan udara dilakukan dengan pompa vakum dan kemasan fleksibel dimungkinkan pengurangan udara diawali dengan penekanan kemasan. Berdasarkan itu maka tujuan penelitian ini adalah merancang alat pengemas dengan tekanan dengan permukaan fleksibel dan kombinasinya dengan pemvakuman untuk hasil pertanian kering. Efektivitas kemasan hasil pertanian kering sebagai analogi dengan densitas. Pengukuran volume kemasan diukur berdasarkan volume desakan benda ditenggelamkan dalam air. Penutupan kantong (sealer) akan disertai dengan perm-vakuman. Untuk mengurangi volume udara dilakukan dengan pemvakuman diawali dengan tekan permukaan fleksibel. Pengukuran volume kemasan berdasarkan prinsip mengukur volume desakan benda dibenamkan kedalam air. Hasil kemasan dengan menggunakan vakum, tekanan papan pres dan tekanan tangan cukup jelas perbedaan volumenya. Perubahan volume terhadap penambahan berat cenderung linier. Pengemasan vakum bervolume paling kecil atau paling mampat. Pengemasan vakum membuat volume pengemasan semampat mungkin sedang pengemasan tekanan pres dapat memampatkan kemasan jauh lebih baik pengemasan dengan tekan tangan. Dari segi pemampatan pengemasan tekan press dapat menghasilkan pemampatan kemasan dengan baik. Penggabungan pengemasan tekan press diikuti pemvakuman mempercepat proses pemvakuman udara kemasan.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | vakum, empon empon, pengemasan |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QK Botany S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SB Plant culture |
| Depositing User: | Dwi Rahayu |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 04:25 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 04:25 |
| URI: | https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/25794 |
