Beberapa Temperatur Autoclave dalam Proses Pengolahan Bandeng Duri Lunak

Ustadi, Ustadi and Ignatius, Hardaningsih (1992) Beberapa Temperatur Autoclave dalam Proses Pengolahan Bandeng Duri Lunak. Fakultas Pertanian UGM, Yogyakarta. (Unpublished)

[thumbnail of Ustadi_Beberapa Temperatur Autoclave_1992.pdf] Text
Ustadi_Beberapa Temperatur Autoclave_1992.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only

Download (7MB)

Abstract

Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh temperatur terhadap pelunakan tulang atau duri bandeng pada proses pengolahan bendeng duri lunak. Suhu Autoclave yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100° (P1), 110° C (P2) dan 120° C (P3). Pemasakan bandeng dalam Autoclave dilakukan selama 90 menit. Bandeng dngan perlakuan P1 (100°) tidak layak dimakan karena kekerasan tulang atau durinya lebih dari 4 kg/cm² yaitu 12 kg/cm². Secara statistik kelunakan tulang bandeng dengan perlakuan P3 berbeda nyata dengan perlakuan P2 yaitu masing-masing 0,01 kg/cm dan 3,47 kg/cm. Sebaliknya daya cerna bandeng dengan perlakuan P2 lebih baik dibanding perlakuan P3 yaitu masing-masing 75,07% dan 71,90 %. Dari penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu Autoclave, tulang atau duri bandeng semakin lunak. Konsumen juga lebih menyukai bandeng dengan perlakuan P3 (120° C) dibanding perlakuan P2 (110°C).

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: perikananan, ikan, pengolahan, bandeng
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TP Chemical technology > Food processing and manufacture
Depositing User: Isbandini Isbandini
Date Deposited: 15 Jul 2026 07:25
Last Modified: 15 Jul 2026 07:25
URI: https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/25935

Actions (login required)

View Item
View Item