Pengujian Metarrhizium anisopliae (Metch) Scr. sebagai mikroba pengendali hayati terhadap Brontispa longissima Gestr

Mukidjo, Achmad (1985) Pengujian Metarrhizium anisopliae (Metch) Scr. sebagai mikroba pengendali hayati terhadap Brontispa longissima Gestr. Fakultas Pertanian UGM, Yogyakarta.

[thumbnail of Achmad Mukijo_Pengujian Metarrhizium anisopliae (Metch) Scr. sebagai mikroba pengendali hayati terhadap Brontispa longissima Gestr._1985.pdf] Text
Achmad Mukijo_Pengujian Metarrhizium anisopliae (Metch) Scr. sebagai mikroba pengendali hayati terhadap Brontispa longissima Gestr._1985.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only

Download (7MB)

Abstract

Brontispa longissima Gestr. Merupakan salah satu hama penting tanaman kelapa di bergbagai negara (Anonin, 1981 dan Kalshoven, 1981). Di Indonesia hama ini mulai diketahui sejak tahun 1908, di Jawa pernah menimbulkan kerusakan yang berat. Misalnya di daerah Blitas pada tahun 1940 lebih dari 55.000 pohon kelapa terserang berat, di daerah Besuki pada bulan Desember 1937 antara 27% - 37% tanaman kelapa terserang kumbang Brontispa.

Sebagai hama penggerek pucuk tanaman kelapa B. Longissima merusak daun kelapa yang belum membuka (janur) dengan menggerek permukaan bawah daun. Jika populasi hama cukup tinggi, bagian atas daun juga mendapat serangan. Akibat serangan ini, jika daun telah membuka biasanya epidermi atas sudah mati, berwarna coklat dalam bentuk flek-flek yang memanjang atau seluruh daun berwarna coklat, akhirnya berkerut-kerut dan kering. Pada serangan yang hebat menyebabkan batang kelapa menjadi kecil disebelah atas dan pertumbuhannya tidak normal. Tjoa Tjien Mo (1953) melaporkan bahwa B. Longissima lebih suka menyerang tanaman yang telah bereproduksi.

Faktor biologis yang menghambat perkembangbiakan kumbang Brontispa berupa parasit. Pengendalian hama dengan parasit Tetrastichodes brontispae pernah berhasil di Sulawesi, Flores Barat, dan Kepulauan Mariana, Tetapi tidak berhasil di kepulauan Pasifik (Kalshoven, 1981). Menurut laporan terakhir, usaha pengendalian di Sulawesi dan Flores mengalami kemunduran (Anonim, 1981). Hal ini mungkin diakibarkannya sulitnya membiakkan parasi tersebut. Selain itu parasi tersebut tidak dapat menyesuaikan diri pada tiap-tiap tempat (Tjoa Tjien Mo, 1953). Mengingat hal tersebut perlu kiranya dicari kemungkina penggunaan pengendali biologi yang lain yang dapat membantu dalam pengendalian hama B. Longissima.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan daya infeksi cendawan Metarrhizium anisopiae (Metch) Sor. Terhadap hama Brontispa longissima Gestr. Dan mencari kemungkinan metode yang baik dlaam praktek pengendalian di lapangan. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat dipergunakan sebagai insektisida mikroba untuk pengendalian hama B. Longgissima tersebut.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: hama, kelapa, mikroba
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Plant Protection
Depositing User: Ifan Permata Mussela
Date Deposited: 03 Jul 2026 08:45
Last Modified: 03 Jul 2026 08:45
URI: https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/26125

Actions (login required)

View Item
View Item