Y.M, Sugi Maryudani and Suryanti, Suryanti (2004) Dinamika Populasi Aspergillus Flavus Dan Trichoderma sp. dalam Rizosfer Kacang Tanah. Fakultas Pertanian UGM, Yogyakarta. (Unpublished)
Y.M. Sugi Maryudani_Dinamika Populasi Aspergillus Flavus Dan Trichoderma sp. Dalam Rizosfer Kacang Tanah_2004 .pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only
Download (8MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: a) Memilih isolat Trichoderma sp. dari 10 isolat Trichoderma spp. koleksi, secara in vitro dengan dual culture, isolat yang tumbuh cepat dan dapat menghambat pertumbuhan A. flavus 1-10 selanjutnya untuk uji di rumah kaca; b) Mengamati dinamika populasi A. flavus 1-10 dan Trichoderma sp.hasil isolasi kembali dari rhizosfer yang diinokulasi dengan kedua jamur tersebut secara tunggal atau campuran; tanah sebelum diinokulasi didesinfestasi dengan uap air panas selama 2 jam, lalu diperlakukan dengan pupuk kandang (50 g/5 kg tanah), pupuk kimia (Urea, TSP, dan KCI 85, 85, dan 70 mg/5 kg tanah) dan campuran kedua jenis pupuk tersebut pada setengah dosis;c) Mengamati infeksi A. flavus 1-10 pada polong dan biji kacang tanah. Pada uji secara in vitro terpilih Trichoderma sp.isolat JKF. Dalam tanah tanpa diinokulasi jamur, hasil isolasi kembali diperoleh Trichoderma sp. tetapi tidak didapatkan A. flavus.
Dinamika populasi A. flavus 1-10 dan Trichoderma sp. pada berbagai perlakukan pemupukan kebanyakan menunjukkan pola yang hampir sama, yaitu dari 15 sampai dengan 45 hari setelah inokulasi populasinya menurun kemudian meningkat lagi. Namun demikian populasi A. flavus 1-10 selalu lebih rendah populasi Trichoderma sp. Pada pengamatan 90 hari setelah inokulasi, dari garis regresinya pupolasi Trichoderma sp. pada tanah tanpa pupuk, + pupuk kandang, + pupuk kimia, + campuran pupuk kandang dan kimia masing-masing 5000 CFU, 3500 CFU, 7000 CFU, dan 4000 CFU/g tanah, sedang populasi A. flavus 1-10 masing-masing 1500 CFU, 100 CFU, 900 CFU, dan 1250 CFU/g tanah. Infeksi A. flavus 1-10 pada polong dan biji kacang tanah dapat diperkecil dengan inokulasi Trichoderma sp. dalam tanah; penurunan paling besar pada perlakukan dengan pupuk kandang.
Kata kunci: Aspergillus flavus, Trichoderma sp.; populasi, pupuk kimia; pupuk kandang, rizosfer, kacang tanah.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QK Botany Q Science > QR Microbiology S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Agricultural Microbiology |
| Depositing User: | Isbandini Isbandini |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 08:53 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 08:53 |
| URI: | https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/26168 |
