Daryanti, Susi and Winarni, Tri (2000) Pemberdayaan Keluarga Miskin di Perkotaan. Lembaga Penelitian UGM, Yogyakarta. (Unpublished)
Susy Daryanti_Tri Winarni_Pemberdayaan Keluarga Miskin di Perkotaan_2000.pdf - Updated Version
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Dengan terjadinya krisis moneter yang meluas menjadi krisis ekonomi telah menyebabkan kemunduran dalam berbagai kegiatan ekonomi rakyat yang dapat berupa terganggunya kegiatan produksi, distribusi dan juga konsumsi, dan permasalahan tersebut berdampak pada meningkatnya jumlah pengangguran dan jumlah penduduk miskin baik di kawasan perkotaan maupun dipedesaan. Jumlah penduduk miskin diperkotaan meningkat drastis dari 15,3 juta pada tahun 1996 menjadi 56,8 juta pada
tahun 1998.
Persoalan kemiskinan di kawasan perkotaan temyata lebih kompleks, lebih rumit dan lebih sulit dibandingkan masalah kemiskinan di pedesaan, sebab kemiskinan dikota cenderung bersifat mobile (warga yang berpindah-pindah) dan heterogen
Selama ini penanggulangan kemiskinan yang telah dilaksanakan dilakukan terkesan kurang terpadu, lintas sektoral atau lintas institusional, kurang mendasar, dan tidak dikerangkakan dalam progam pemberdayaan yang menyeluruh. Selain itu setiap progam cenderung tidak melibatkan civil society dan kurang atau tidak mempunyai konsep yang jelas untuk urban property. Untuk itu perlu dikaji tentang adanya pemberdayaan terhadap keluarga miskin khususnya didaerah perkotaan.
Laporan ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan diwilayah kecamatan Danurejan Kota Madia Yogyakarta dan yang menjadi populasi adalah keluarga miskin penerima manfaat dari program pemberdayaan masyarakat sebanyak 50 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah questionare dan juga dilakukan interview yang mendalam disamping itu juga menggunakan metode dokumentasi, sedangkan untuk menganalisa data dipergunakan analisa diskriptif interpretatif yang dilengkapi dengan data kuantitatif.
Setelah dilakukan penelitian dan pembahasan, maka dapat diketahui bahwa permasalahan keluarga miskin diperkotaan ternyata sangat kompleks, namun pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi dua; yaitu kemiskinan ekonomi dan kemiskinan. ilmu pengetahuan / pendidikan.
Oleh sebab itu motivasi dan usaha mereka untuk dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya berbeda-beda sesuai dengan kondisi atau potensi yang mereka miliki, dan dengan adanya program yang mengarah pada pemberdayaan, keluarga miskin diperkotaan melalui bantuan modal usaha untuk kegiatan kelompok ekonomi produktif ternyata dapat memberikan dampak yang positif atau dapat bermanfaat, karena dapat menggerakkan kehidupan ekonomi masyarakat.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ekonomi, keluarga, miskin |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HC Economic History and Conditions H Social Sciences > HG Finance H Social Sciences > HJ Public Finance H Social Sciences > HM Sociology H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Faculty of Political and Social Sciences > Sociology |
| Depositing User: | AKBAR MUHAMMAD U S |
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 01:46 |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 01:46 |
| URI: | https://ir.lib.ugm.ac.id/id/eprint/24134 |
